Sila Kedua dalam Aksi Nyata: Kalurahan Tileng Salurkan Bantuan Sosial ke 43 Penyandang Disabilitas d

Revita 01 Juni 2026 20:09:45 WIB

TILENG - Sebagai wujud nyata pengamalan sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" dalam momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kalurahan Tileng menggelar aksi Bakti Sosial (Baksos) Khusus yang menyasar warga penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Tidak dipusatkan di satu titik, aksi kemanusiaan yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Gelora Kampung Pancasila pada Minggu (31/05/2026) ini dilakukan dengan metode door-to-door atau langsung mendatangi rumah warga di setiap padukuhan yang tersebar di wilayah Kalurahan Tileng. Berdasarkan data mutakhir dari pemerintah kalurahan, total terdapat 43 penerima manfaat yang terdiri dari penyandang disabilitas fisik maupun mental, serta warga ODGJ.

Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Lurah Tileng bersama jajaran pamong kalurahan, serta didampingi oleh Babinsa dan tokoh masyarakat setempat. Langkah ini diambil agar pemerintah kalurahan dapat melihat langsung kondisi riil warganya, sekaligus memberikan dukungan moral secara personal. Paket bantuan yang diberikan berupa bahan pangan pokok (sembako) serta kebutuhan dasar lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang merawat.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga Tileng yang merasa berjalan sendirian, terutama saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus dan ODGJ. Kampung Pancasila berarti sebuah wilayah di mana keadilan sosial dan rasa kemanusiaan itu benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ungkap Lurah Tileng di sela-sela kegiatan.

Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai jalannya baksos di setiap padukuhan. Banyak pihak keluarga penerima manfaat yang mengaku sangat terbantu, bukan hanya karena nilai materiil dari bantuan tersebut, melainkan karena kehadiran dan kepedulian langsung dari pihak pemerintah kalurahan. Selain memberikan bantuan logistik, tim dari kalurahan juga melakukan pemantauan singkat terkait pemenuhan hak-hak kesehatan mereka, seperti akses terhadap layanan posyandu disabilitas atau ketersediaan obat-obatan bagi warga ODGJ yang sedang dalam masa pemulihan. Melalui aksi nyata baksos di setiap padukuhan ini, Kalurahan Tileng membuktikan bahwa semangat Kampung Pancasila bukanlah slogan semata, melainkan sebuah gerakan gotong royong yang inklusif—memanusiakan manusia, merangkul yang rentan, dan memastikan semua warga mendapatkan perhatian yang setara.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial